Penggunaan water heater listrik kini telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama di wilayah perkotaan. Gaya hidup modern yang serba cepat, mobilitas tinggi, serta tuntutan kenyamanan membuat pemanas air semakin banyak digunakan di rumah, apartemen, hingga fasilitas umum. Kehadiran water heater ariston 15 liter hingga 100 liter hadir membantu menunjang kebutuhan air panas di rumah Anda.
Mengenal Water Heater Listrik
Perangkat pemanas air yang memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan air panas secara efisien. Proses pemanasan dilakukan melalui elemen pemanas internal yang bekerja berdasarkan prinsip hambatan listrik (resistive heating). Ketika arus listrik mengalir melalui elemen ini, energi listrik akan diubah menjadi panas yang kemudian ditransfer ke air.
Berdasarkan jenisnya, water heater listrik tersedia dalam dua tipe utama, yaitu storage (menggunakan tangki) dan instan (tanpa tangki). Jenis tangki memanaskan dan menyimpan air panas untuk digunakan secara bertahap, sedangkan tipe instan memanaskan air secara langsung saat air mengalir.
Keandalan, kemudahan instalasi, serta tingkat keamanan tinggi menjadikan pemanas air listrik sebagai pilihan favorit banyak rumah tangga modern. Selain itu, pemanas air listrik tidak membutuhkan suplai gas atau sistem pembuangan udara panas, sehingga pemasangannya lebih sederhana dan relatif aman untuk lingkungan rumah.
Baca juga: Tanaman Unik yang Bikin Rumah Mewahmu Instagramable Abis
Cara Kerja Water Heater Listrik
Cara kerja water heater listrik memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan water heater gas ariston. Untuk memahaminya, penting mengenali sistem pemanas air secara teknis, mulai dari proses pemanasan hingga pengaturan otomatis yang menjaga keamanan pengguna.
1. Listrik sebagai Bahan Bakar Utama
Water heater listrik memanfaatkan energi listrik sebagai sumber utama panas. Elemen pemanas yang umumnya terbuat dari paduan logam Nichrome (NiCr) memiliki resistansi tinggi.
Saat dialiri arus listrik, elemen ini menghasilkan panas yang kemudian disalurkan ke air melalui proses konduksi dan konveksi. Karena tidak melibatkan pembakaran, proses pemanasan berlangsung tanpa asap, tanpa gas buang, serta lebih efisien dan ramah lingkungan.
2. Penampungan Air Panas pada Tangki
Pada tipe bertangki, air dingin masuk melalui pipa inlet ke bagian bawah tangki. Elemen pemanas menaikkan suhu air, lalu air panas yang lebih ringan bergerak ke atas dan dialirkan ke keran atau shower. Lapisan insulasi pada tangki membantu menjaga suhu air tetap stabil dan menghemat konsumsi listrik.
Baca juga: 5 Rahasia Atap Rumah Dak Beton Awet dan Tahan Lama
3. Proses Pemanasan Air
Elemen pemanas bekerja hingga air mencapai suhu yang telah ditentukan. Pada water heater instan, air dipanaskan secara langsung saat mengalir sehingga lebih cepat, namun membutuhkan daya listrik lebih besar. Sementara pada tipe tangki, pemanasan berlangsung bertahap hingga seluruh air mencapai suhu stabil. Kedua tipe dirancang agar proses pemanasan tetap efisien dan aman.
4. Sistem Pemanas Otomatis
Selama proses pemanasan, sistem thermostat bekerja otomatis untuk mengatur suhu. Elemen pemanas akan berhenti saat suhu tercapai dan kembali aktif ketika suhu menurun, sehingga pemanasan berlangsung aman dan konsisten.
Tips Aman Menggunakan Water Heater Listrik
Agar penggunaan water heater listrik tetap aman dan awet, ada beberapa tips yang bisa diterapkan di rumah.
- Pastikan instalasi grounding dilakukan dengan benar oleh teknisi profesional. Grounding yang baik sangat penting untuk mencegah resiko sengatan listrik.
- Hindari menggunakan water heater saat hujan petir karena adanya potensi lonjakan listrik.
- Matikan water heater jika tidak digunakan dalam waktu lama untuk menghindari korsleting sekaligus menghemat energi.
- Lakukan servis rutin setidaknya setiap enam bulan sekali guna membantu mendeteksi potensi kerusakan seperti kebocoran, karat, atau komponen aus yang dapat membahayakan pengguna.
- Di area kamar mandi yang lembab, hindari pula penggunaan alat elektronik lain seperti hair dryer atau charger untuk meminimalkan risiko kecelakaan listrik.
- Saat memilih water heater listrik, pastikan produk tersebut sudah dilengkapi fitur ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). Fitur ini berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis ketika terdeteksi kebocoran arus, sehingga resiko sengatan listrik dapat diminimalkan.
Baca juga: 10 Tips Dekorasi Kamar Anak yang Aman, Edukatif, dan Nyaman untuk Hunian Keluarga Modern
Ariston sebagai merek terpercaya menghadirkan seluruh produk pemanas air listriknya dengan fitur ELCB sebagai standar keamanan. Selain itu, produk Ariston juga telah bersertifikat dan didukung layanan purna jual yang jelas.
Lengkapi Kamar Mandi dengan Water Heater Listrik Ariston

Ariston selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengguna. Produk water heater listriknya dilengkapi berbagai fitur unggulan seperti LED display untuk pengaturan suhu yang lebih mudah, Titanshield Technology untuk perlindungan tangki maksimal, serta Hot Water Ready Indicator sebagai indikator.
Selain itu, tersedia pula fitur Scalding Prevention yang mampu memberikan perlindungan terhadap air panas berlebih, serta teknologi AG+ yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur hingga 80%.
Ariston menyediakan pilihan water heater listrik bertangki dengan kapasitas mulai dari 10 liter hingga 100 liter, serta pemanas air instan seri Aures yang praktis dan mudah dipasang. Dengan berbagai pilihan tersebut, Ariston menjadi solusi pemanas air yang efisien, aman, dan sesuai dengan kebutuhan rumah modern.
Baca juga: 7 Cara Cerdas Cari Sewa dan Jual Properti di Indonesia: Panduan Lengkap Menggunakan Properti1
